Sejarah Dan Legenda Di Balik Keindahan Kawah Putih Ciwidey Bandung

Bandung merupakan salah satu kota yang kaya akan destinasi wisata, tak heran banyak yang memilih bandung sebagai tempat wisata favorit. Salah satu destinasi wisata yang selalu ramai di kunjungi ialah Kawah Putih Ciwidey. Tempat ini terkenal dengan warna airnya yang putih an kawah putih yang putih menambah sensasi destinasi wisata ini terkesan eksotis.

Sesuai dengan namanya “Kawah Putih” merupakan sebuah kawah yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha pada abad ke 10 silam dengan air yang berwarna putih sehingga sangat indah untuk anda saksikan. Ada sejarah dan legendanya yang di percaya oleh masyarakat sekitar.

Sejarah Kawah Putih Ciwidey

Menurut sejarah, kawah putih terbentuk akibat dari letusan Gunung Patuha yang terjadi pada abat 10 dan 12. Letusan yang terjadi itu dianggap sangat dahsyat sehingga memberikan pengaruh yang besar pada lingkungan sekitar dari gunung. Hingga kini, Gunung Patuha juga memiliki beberapa kawah akibat letusan itu.

Namun, kawah yang cukup populer adalah kawah putih Bandung. Hal ini dikarenakan kondisi dari kawah yang dianggap memiliki air berwarna putih. Padahal warna putih itu merupakan pantulan dari tanah dasar kawah yang bercampur dengan unsur tanah lain.

Pada awal diketahui adanya kawah putih, masyarakat lokal tidak menganggap bahwa tempat ini memiliki potensi wisata yang besar. Apalagi kepercayaan masyarakat sekitar kawah menilai tempat ini juga sangat angker. Hingga pada tahun 1987, seorang ahli geologi bernama Franz Wilhelm Junghuhn melakukan penelitian di puncak gunung Patuha.

Setelah dirinya sampai ke wilayah puncak terdapat sebuah kawah yang menakjubkan dengan air yang kehijauan. Selain itu, di beberapa sisi juga terdapat aroma belerang yang sangat menyengat. Selanjutnya, pemerintah Belanda menilai bahwa kawah ini memiliki potensi kapur yang sangat baik. Lalu dibangun sebuah pabrik kapur yang kemudian diberi julukan Zwavel Ontgining.

Namun, pabrik ini beralih kepemilikan ke pemerintah Jepang setelah Belanda tidak lagi berkuasa. Pada saat Indonesia merdeka, pemerintah sadar akan potensi wisata yang ada di lokasi ini. Hal ini yang membuat pemerintah mengelola dengan membangun berbagai fasilitas hingga jalur akses yang memadai. Jika kamu suka ketinggian, kamu juga bisa berkunjung ke Puncak Bukit Bintang Bandung.

Legenda Kawah Putih Ciwidey

Sebelum kawah ini ditemukan oleh ahli geologi sebenarnya sudah ada legenda yang sangat diyakini oleh warga setempat. Pada awalnya, tempat ini dianggap sangat sakral dan cukup angker bagi banyak masyarakat.

Bahkan, kondisi ini juga dibuktikan dengan tidak ada hewan apapun yang berani melintas di bagian atas dari kawah. Kepercayaan masyarakat setempat mengungkapkan bahwa puncak gunung dari Patuha terdapat makam keramat dari para leluhur. Makam keramat itu berjumlah 7 yang masing-masing memiliki julukan Eyang. Para leluhur itu terdiri dari :

  1. Eyang Jambrong
  2. Eyang Baskom
  3. Eyang Ngabai
  4. Eyang Barabak
  5. Eyang Camat
  6. Eyang Jaga Satru
  7. Eyang Rangsa Sadana.

Kepercayaan yang terus berkembang di masyarakat membuat sebagian dari warga juga sering melakukan ritual tertentu.

ika kamu ingin berkunjung ke Kawah Putih dapat melalui jalan raya Soerang-Ciwidey atau dekat dengan objek wisata Situ Patenggang. Suhu udara rata-rata di kawasan sekitar Kawah Putih cenderung sejuk hingga dingin namun sangat segar karena terletak di ketinggian 2400 meter diatas permukaan laut. Oleh karena itu sediakan jaket tebal sebelum pergi ke kawah putih Ciwidey.